Sabtu, 05 Januari 2013

Renungan Harian : IMAN DALAM SEBUAH DOA


Iman Dalam Sebuah Doa
Pada saat saya masih kecil kira-kira berumur delapan tahun, ada kejadian yang menurut saya sungguh luar biasa. Kampung di mana saya dan keluarga tinggal dilanda oleh hujan dan angin ribut yang sangat dahsyat. Angin itu berputar-putar di atas rumah kami dan tetangga-tetangga kami. Kebetulan saat itu hanya saya dan ibu yang ada di dalam rumah.
Jerit ketakutan mulai terdengar di mana para tetangga sudah mulai keluar dari rumah mereka masing-masing untuk menghindari apabila rumah mereka runtuh. Saya pun mulai ketakutan apalagi saat ibu terlihat kecemasan di wajah ibu.
Namun saya teringat cerita pada saat sekolah minggu di mana Tuhan Yesus berkuasa atas alam semesta dan mampu meredakan angin ribut. SAya pun masuk ke dalam kamar dan berdoa. Doa yang cukup sederhana bagi seorang anak kecil, “Tuhan, lindungi rumahku dan jagai aku serta ibuku. Redakan angin dan hujan ini sekarang juga. Amin.”
Pada saat saya berkata amin, saya meyakini bahwa saat saya melangkahkan kaki untuk keluar dari kamar maka hujan badai itu akan berhenti. Sungguh ajaib Tuhan Allah kita, seketika itu juga hujan badai berhenti. Kami pun mulai keluar untuk melihat keadaan sekitar. Banyak pohon tumbang dan atap-atap rumah para tetangga terangkat. Mujizat telah Tuhan nyatakan bagi orang yang percaya. Walau kanan kiri rumah tetangga kami porak poranda, namun tak sedikitpun bagian dari rumah kami yang mengalami kerusakan.
Ada mujizat saat kita berdoa dengan iman yang benar. Akan ada keselamatan saat kita percaya kepada Tuhan Yesus. Mungkin saat ini kita tidak sadar bahwa setiap detik yang kita lewati tidak pernah lepas dari penjagaan Tuhan. Berbahagialah kita yang mengenal Allah dan percaya kepada-Nya.
TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya.
Mazmur 28:7a

Kamis, 03 Januari 2013

Renungan Harian : KUADA KARENA ENGKAU ADA


Kuada Karena Engkau Ada
Dari mana sebuah lilin dapat mennyala bila tak ada seorang pun yang menyulutkan api pada sumbunya? Dari mana api dapat menyala bila tidak ada gesekan dari sebuah batu atau pun batang korek? Dari mana lampu dapat menyala bila tidak ada listrik?
Segala sesuatu yang ada pasti terjadi sesuai hukum sebab-akibat. Tidak ada satu pun yang muncul secara tiba-tiba atau pun hilang dengan tiba-tiba pula. Segala sesuatu pasti ada sumbernya, dan segala sesuatu tercipta dengan alasan tertentu.
Sama seperti kita. Kita tidak dapat muncul dengan sendirinya ke muka bumi. Ada “Pribadi” yang menciptakan kita dengan alasan tertentu. Tuhanlah yang mengijinkan kita ada dan terlahir ke dunia. Tuhanlah yang memberikan kepada kita nafas hidup hingga saat ini.
“Aku ada karena Engkau ada” itulah yang aku pikirkan saat terbangun pagi tadi. Ada rasa syukur yang luar biasa yang keluar dari dalam hatiku. Kalau bukan Tuhan, maka aku tidak akan membuka mata pagi ini. Kalau bukan Tuhan, maka aku tidak akan bernafas. Kalau bukan Tuhan, maka jantung ini tak akan lagi berdetak dan bekerja sesuai fungsinya.
Tuhanlah sumber kehidupanku. Tuhan jugalah sumber kehidupanmu. Sekalipun bumi habis lenyap, namun firman-Mu kekal. Kasih karunia-Mu tiada duanya dan telah Kau buktikan dengan terbitnya matahari di belah timur tiap pagi. Terima kasih Tuhan buat penyertaan-Mu atas kami hingga saat ini.
Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
Yohanes 15:1

Arti di Balik Nomor Punggung Pemain Sepakbola

Bagi pemain-pemain tertentu, nomor punggung dalam sebuah jersey sepakbola dianggap sebagai suatu keharusan dan sakral.

Terdapat makna dan fakta unik di balik nomor punggung yang selama ini banyak digunakan dalam dunia sepakbola.

(jelajahunik) Mulai dari simbol pemimpin di dalam lapangan hijau, hingga nomor-nomor yang memiliki cerita berbau mistis dan takhyul yang diyakini akan memberikan keberuntungan bagi si pemakai.

Berikut ini akan kami sajikan makna-makna dan fakta menarik di balik nomor-nomor punggung tersebut. Check this out, SoccerLovers:

1. Nomor Punggung 1 [Satu]: Si Pemikul Tekanan

Contoh pemakai: Gianluigi Buffon [Juventus/Italia]


                           


Nomor punggung ini banyak digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang utama di sebuah klub sepakbola. Nomor ini diyakini sering menimbulkan tekanan dikarenakan si pemakai dianggap sebagai orang terakhir sekaligus yang paling dipercaya untuk menggagalkan serangan tim lawan.

2. Nomor Punggung 4 [Empat]: Sang Pemimpin

Contoh pemakai: Fernando Hierro [Mantan Kapten Real Madrid/Spanyol]



Sebagian besar pemain yang menggunakan nomor punggung 4 [empat] adalah mereka yang dianggap sebagai pemimpin di dalam lapangan. Si pemakai nomor 4 juga kerap berfungsi sebagai wakil pelatih yang bertugas mengkoordinir dan menerjemahkan strategi sang pelatih ketika bertanding.

3. Nomor Punggung 7 [Tujuh]: Si Pemenuh Ekspektasi

Contoh pemakai: Cristiano Ronaldo [Real Madrid/Portugal]



Nomor punggung 7 [tujuh] selalu dikaitkan sebagai pemain jempolan yang selalu bersinar di setiap saat. Si pemakai nomor 7 kerap dijadikan sebagai pemenuh ekspektasi tinggi petinggi dan fans sebuah klub sepakbola.

Manchester United adalah salah satu tim yang dikenal memiliki pemain keramat bernomor 7 seperti Eric Cantona, David Beckham, dan Cristiano Ronaldo.

4. Nomor Punggung 8 [Delapan]: Penyeimbang Tim

Contoh pemakai: Antonio Conte [Pelatih Juventus/Italia], Claudio Marchisio [Juventus/Italia], Frank Lampard [Chelsea], Steven Gerrard [Liverpool/Inggris]



Angka 8 [delapan] dalam jersey sepakbola selalu identik dengan pemain tengah yang berfungsi sebagai penyeimbang antara lini belakang dan lini depan sebuah tim sepakbola.

Selain itu nomor 8 ini juga dikenang sebagai nomor punggung milik salah satu legenda klub.

5. Nomor Punggung 9 [Sembilan]: 'Predator' Haus Gol dan Sang Idola

Contoh pemakai: Alan Shearer [Mantan Pemain Newcastle United/Inggris], Filippo Inzaghi [Mantan Pemain AC Milan/Italia], Radamel Falcao [Atletico Madrid/Kolombia], Ronaldo Luis Nazario Da Lima [Legenda Brasil]



Nomor 9 [sembilan] kerap diberikan kepada seorang striker murni yang memiliki insting mematikan dan haus gol jika berada di kotak penalti lawan. Disamping itu, nomor ini juga diidentikkan dengan pemain idola para fans klub sepakbola di seluruh penjuru dunia.

6. Nomor Punggung 10 [Sepuluh]: Si Tokoh Utama yang Paling Ditakuti



10 [sepuluh] dianggap sebagai nomor yang paling keramat dalam sepakbola. Nomor ini biasanya dikenakan oleh si tokoh utama sebuah klub sepakbola. Tak terhitung banyaknya nama-nama besar yang pernah mengenakan nomor keramat ini, sebut saja Lionel Messi di jaman sepakbola modern saat ini.

Di tanah Italia, nomor 10 kerap dianggap sebagai 'la Bandiera' atau simbol utama sebuah klub. Sebut saja Francesco Totti atau Alessandro Del Piero ketika masih berseragam Juventus, atau bahkan Roberto Baggio yang pernah mengenakan nomor keramat ini untuk 3 tim besar Serie A Italia [AC Milan, Inter Milan, dan Juventus].

7. Nomor Punggung 11 [Sebelas]: Yang Diharapkan

Contoh pemakai: Oscar [Chelsea/Brasil], Ryan Giggs [Manchester United/Wales]



Nomor punggung 11 [sebelas] ini biasanya dipakai oleh pemain yang diharapkan mampu menjadi bintang besar seiring berjalannya waktu. Namun terkadang nomor ini juga diberikan kepada seorang winger atau 'sang super-sub'.

8. Nomor Punggung 18 [Delapan Belas]: Alternatif si Nomor 9

Nomor 18 identik dengan nomor punggung dari striker pelapis tim inti atau nomor alternatif bagi striker murni yang tidak bisa memakai nomor punggung 9 dikarenakan sudah ada yang lebih dulu memakainya di skuad reguler sebuah tim sepakbola.

Ada kisah menarik dari Ivan Zamorano dan Gabriel Batistuta perihal nomor 18 ini.



Zamorano, yang waktu itu membela Inter Milan, harus 'terpaksa' merelakan nomor punggung 9-nya kepada sang idola baru publik Giuseppe Meazza yakni Ronaldo Da Lima. Ia, Zamorano, akhirnya memilih mengenakan jersey bernomor punggung 18 dengan menambahkan simbol '+' [plus] di antara angka 1 dan 9, yang mempunyai makna 1 + 8 = 9.

Lain halnya dengan Batistuta yang harus bertengkar karena menginginkan nomor punggung 9 ketika ia bergabung dengan AS Roma, yang waktu itu sudah melekat di diri Vincenzo Montella. Bahkan Il Capitano Roma, Totti, menawarkan nomornya yaiut 10 untuk meredakan perselisihan tersebut namun kedua pemain menolaknya. Akhirnya Batistuta dengan bijaksana memilih untuk mengenakan nomor punggung 18.

9. Nomor Punggung 23 [Dua Puluh Tiga]: Beckham, dan Bend it Like Michael Jordan



Nomor 23 [dua puluh tiga] ini menjadi populer ketika sang megastar asal Inggris, David Beckham, memakainya ketika pindah ke Real Madrid. Becks menyadari bahwa ia tidak mungkin mengenakan nomor 7 keberuntungannya karena nomor tersebut telah identik dengan 'Sang Pangeran Madrid', Raul Gonzalez.

Alasan lain Beckham memilih nomor punggung 23 adalah rasa kagumnya terhadap legenda NBA Michael Jordan yang memang identik dengan nomor tersebut. Hingga kini pun Beckham akhirnya lebih memilih nomor punggung 23 di balik jersey yang ia kenakan.

10.Nomor Punggung 99 [Sembilan Puluh Sembilan]: Penuh dengan Takhyul

Contoh pemakai: Antonio Cassano [Inter Milan/Italia]



Pemilihan nomor 99 [sembilan puluh sembilan] baru melambung di era sepakbola modern seperti sekarang ini. Mereka yang memakai nomor 99 mempunyai alasan dan takhyul yang mereka percayai akan membawa keberuntungan.

Hal ini juga berlaku untuk nomor-nomor besar di atas angka 30 seperti 32, 33, 44, 45, 55, 66, 69, 77, 78, 88, atau 89.

Namun tidak semua orang beranggapan seperti itu. Mick Quinn, mantan pemain Newcastle United, menganggap hal ini adalah sebuah kekonyolan dan penghinaan terhadap sepakbola.

"Saya melihat ada anak yang memakai nomor 62 atau 99, itu seperti meledek dan menghina permainan ini," ucap Quinn.


Sumber

Senin, 03 Desember 2012

Renungan Harian : BERKAT YANG BERHARGA

Berkat Yang Berharga
Bagi kebanyakan orang, berkat yang paling berharga adalah harta. Dengan uang yang banyak, maka semua hal yang diingini akan terbeli dengan mudahnya. Hidup berkelimpahan bahkan sudah menjadi impian yang dikejar oleh sebagian orang.
Kadang orang melupakan berkat yang sangat penting dalam kehidupan ini, yaitu kesehatan. Buat apa kita memiliki banyak harta bila kita dalam kondisi yang sakit? Apalagi bila penyakit itu tak dapat diobati dan hanya menunggu saatnya untuk mati?
Tubuh dikatakan sehat apabila kita memiliki pikiran yang sehat pula. Lalu bagaimana kita bisa memperoleh pikiran yang sehat? Kuncinya adalah kembali pada Yesus dan percaya sepenuhnya kepada-Nya.
Tuhan Yesus adalah sumber damai sejahtera. Saat kita berserah kepada Yesus, maka Roh kudus akan menguasa hidup kita sehingga kita terbebas dari pikiran-pikiran negatif yang mengakibatkan munculnya berbagai macam penyakit.
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Amsal 3:5


Sabtu, 01 Desember 2012

7 Orang Misterius di Indonesia


Sejarah mencatat, paling tidak ada 7 orang misterius di Indonesia yang sebenarnya layak di ketahui keberadaan serta perannya apabila orang-orang tersebut benar-benar ada. Tetapi sayangnya, mereka tetaplah misterius dan tentang keberadaannya sulit diketahui dengan pasti, bahkan beberapa di antaranya, makamnya sulit d temukan.


1. Supriyadi (PETA)

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan satu ini. Supriyadi adalah pahlawan nasional, pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air ( PETA ) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945.

Ia ditunjuk sebagai menteri keamanan rakyat pada kabinet pertama Indonesia, namun tidak pernah muncul untuk menempati jabatan tersebut.

Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara bentukan Jepang yang beranggotakan orang-orang Indonesia. Karena kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepang terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah. 

Ia lantas memberontak bersama sejumlah rekannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak sukses. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan bentukan Jepang lainnya, yang disebut Heiho.

Kabar yang berkembang kemudian, Supriyadi tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh karena itu, meski telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah, keberadaan Supriyadi tetap misterius hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang.

Namun yang membuat sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversial adalah sebuah acara pembahasan buku 'Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno', yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang.
Andaryoko

Dalam acara itu, seorang pria sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan kini berusia 88 tahun.

Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut.


2. Tan Malaka

Salah satu sosok pahlawan nasional kita yang terlupakan. Mungkin salah satu (atau satu-satunya) sosok pahlawan yang memiliki kisah petualangan dari negara ke negara lain dan menjadi sosok yang paling dicari oleh Belanda dan banyak negara lain.

Selain itu, pada masa revolusi kemerdekaan keberadaannya selalu dicari oleh para pejuang pada saat itu ( termasuk oleh Bung Karno ) karena hobinya melakukan penyamaran untuk menghindari mata-mata musuh, sehingga sosoknya selalu misterius dan tidak banyak yang mengenal dengan pasti seperti apa sosok yang bernama asli Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka itu.

Namun sayangnya keberadaan dari tokoh aliran kiri ini hilang secara misterius dalam pergolakan revolusi kemerdekaan itu. Konon kabarnya Tan Malaka dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya di daerah Kediri, Jawa Timur. Hingga kini makamnya tidak pernah bisa ditemukan.


3. Gunadarma (Borobudur)

Borobudur dan Gunadarma adalah dua nama yang tidak bisa terpisahkan. Dalam sejumlah literatur, Candi Borobudur diarsiteki oleh sekelompok kaum atau sekelompok Brahmana yang meletakkan dasar pada sebuah tempat pemujaannya dan kemudian entah beberapa waktu kemudian (kemungkinan bisa puluhan, ratusan atau malah ribuan) dibuatkan sebuah proyek mega raksasa, pemberian sebuah 'kulit' yang katanya dikepalai oleh seorang arsitek bernama Gunadarma.

Sedangkang siapa sebenarnya sekelompok kaum Brahmana yang terdahulu tidak diketemukan catatan resmi tentang mereka, kemudian cerita tentang kepala penanggung jawab mega proyek pembuatan 'kulit' situs tersebut yaitu Gunadarma juga tidak ada sebuah keterangan resmi mengenainya, bisa jadi kata Gunadarma adalah sebuah kata simbol dan bukan merupakan nama seseorang.

Kalau memang benar Gunadarma yang mengarsiteki pembangunan Candi Borobudur, maka perlu kita acungi jempol bagaimana Gunadarma melakukan perencanaan yang tepat dengan kondisi teknologi yang pada saat itu belum begitu canggih. Namun sampai saat ini nama Gunadarma dan Borobudur itu sendiri masih menjadi misteri yang belum bisa diungkapkan dengan tuntas.


4. Ki Panji Kusmin

Suatu ketika majalah Sastra, dengan cetakan tahun VI No. 48, Agustus 1968, memuat sebuah cerpen yang berjudul Langit Makin Mendung yang dikarang oleh Ki Panji Kusmin (diduga ini nama samaran). Cerpen ini bercerita tentang Nabi Muhammad yang memohon izin kepada Tuhan untuk menjenguk umatnya.

Disertai Malaikat Jibril, dengan menumpang Bouraq, Nabi mengunjungi Bumi. Namun Bouroq bertabrakan dengan satelit Sputnik sehingga Nabi serta Malaikat Jibril terlempar dan mendarat di atas Jakarta. 

Di situ Nabi menyaksikan betapa umatnya telah menjadi umat yang bobrok. Cerpen ini adalah sindiran terhadap laku keagamaan masyarakat luas yang 'menyimpang' pada waktu yang belum jauh berselang dari terjadinya tragedi 1965.

Namun akibat penerbitan Cerpen yang bikin heboh umat ini, Ki Panji Kusmin dituduh telah melakukan penodaan terhadap agama karena mempersonifikasikan Tuhan, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. 

Tanpa ampun lagi H.B. Jassin selaku penanggung jawab majalah itu dibawa ke pengadilan dan dipaksa untuk mengungkap siapa sebenarnya Ki Panji Kusmin. H.B. Jassin menolak untuk mengungkap jati diri Ki Panji Kusmin.

Untuk itu ia dituntut Pengadilan Tinggi Medan dan divonis in absentia berupa kurungan selama satu tahun dan masa percobaan dua tahun. Dan sampai saat ini pun identitas dari Ki Panji Kusmin tidak terungkap dan dibawa hingga ke liang lahat oleh H.B. Jassin.


5. Imam Sayuti alias Tebo

Suatu hari, pada 1970 hiduplah sepasang suami - istri Fai dan Nasikah di lereng Gunung Watungan, Desa Wuluhan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. 

Fai bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya membantu mencari kayu di hutan Ambulu. Masih pengantin baru, konon mereka belum sempat berhubungan suami - istri, Fai pergi ke kota untuk bekerja di proyek. Fai pun pamit untuk jangka waktu lama.
Ternyata, baru tiga hari pamitan, ‘Fai’ pulang lagi menemui Nasikah. (Dipercaya sebagai gendruwo atau makhluk halus. Postur, cara bicara, suara, dan perilakunya persis Fai, sang suami asl ). Nah, si gendruwo yang menyamar sebagai Fai ini kemudian menyetubuhi Nasikah.

Nasikah, wanita desa itu, tenang-tenang saja karena menganggap 'laki - laki' itu suaminya yang sah. Bulan ketujuh Nasikah hamil, Fai palsu pamit. Datanglah Fai yang asli. 

Maka gegerlah sudah keluarga baru ini. Untung saja, ulama terkemuka di Ambulu meminta Fai untuk bersabar karena istrinya tidak selingkuh. Ada pesan atau isyarat spiritual yang terjadi dengan istrinya.

Lalu, lahirlah bayi penuh rambut di tubuh dengan bintik-bintik merah. Orang tuanya memberi nama Imam Sayuti. Tapi laki-laki kekar ini diberi nama gaib, Tebo, sesuai dengan petunjuk 'dari langit'. Tebo kemudian diasuh oleh pasangan suami - istri ini layaknya anak mereka sendiri.

Sosok ini cukup menarik perhatian ketika Tebo dititipkan oleh manajer Wahana Misteri (Penyelenggara pameran yang berkaitan dengan hal-hal gaib) pada tahun 1990 dan menjadi bintang pameran di sana. Akhirnya kontroversi keberadaan sosok ini merebak.

Tentu suatu hal yang ganjil jika ada makhluk alam lain bisa 'bersetubuh' dengan manusia dan melahirkan manusia 'gado - gado'. Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih ilmiah untuk membuktikan keberadaan 'makhluk' ini.


6. Perobek Bendera Belanda di Hotel Oranje

Peristiwa 10 November 1945 tentu tidak lepas dari dipicunya oleh salah satu peristiwa yang paling heroik, yaitu perobekan bendera Belanda di atas Hotel Oranje. Kisah ini dipicu oleh berita bahwa di Hotel Oranje di Tunjungan telah dikibarkan bendera Belanda merah-putih-biru oleh Mr Ploegman. 

Tentu saja hal tersebut tidak diterima oleh para arek-arek Suroboyo yang merasa pengibaran bendera tersebut dianggap sebagai penghinaan sebagai bangsa yang merdeka.

Pada akhirnya Mr. Ploegman dibunuh oleh seorang pemuda yang mendekati dirinya tanpa ia ketahui dan menusukkan pisaunya bertubi-tubi. Pada saat itu Mr. Ploegman menghadapi ribuan massa di depan hotel yang menuntut penurunan bendera triwarna tersebut. Teriakan untuk menurunkan bendera kian membahana.

Sejumlah pemuda telah membawa tangga untuk naik ke atap hotel, terdapat 8 sampai 10 pemuda. Dari atap ada yang naik ke tiang bendera dalam gemuruh teriakan, lalu bagian biru bendera itu pun dirobek, dan jadilah kini 'Sang Merah Putih' yang berkibaran di angkasa.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang menjadi perobek bendera tersebut? Dalam kondisi yang sangat kacau dan penuh massa, tentu tidak mudah bagi para saksi sejarah untuk mengetahui secara pasti siapakah yang melakukannya.


7. Penulis Buku Darmogandhul

Mungkin di antara karya-karya sastra kuno berbahasa Jawa, kitab Darmogandhul adalah salah satu sastra Jawa yang sangat kontroversial. Selain isinya banyak memutarbalikkan ajaran agama tertentu, juga kitab ini sarat dengan sejumlah keganjilan-keganjilan sejarah sebenarnya.

Walaupun menggunakan latar belakang kisah runtuhnya Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak Bintara, namun kisah Darmogandhul mencuatkan hal-hal yang tidak masuk akal pada zamannya. Hal ini didapati pada untaian kisah berikut:
… wadya Majapahit ambedili, dene wadya Giri pada pating jengkelang ora kelar nadhahi tibaning mimis, …

Maksudnya: Pasukan Majapahit menembak dengan senapan, sedangkan pasukan Giri berguguran akibat tidak kuat menerima timah panas. 

Apakah zaman itu sudah digunakan senjata api dalam berperang? Hal tersebut tidak mungkin sebab senjata api baru dikenal sejak kedatangan bangsa Eropa ke bumi Nusantara. 

Darmogandhul ditulis setelah kedatangan bangsa Eropa, bukan pada saat peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak Bintara.

Lalu siapakah sebenarnya penulis kitab ini? Sampai saat ini belum ada yang bisa menunjukkan secara pasti siapakah pengarang kitab 'ngawur' ini. Namun dari sejumlah analisis tulisan dan latar belakang sejarah dalam kitab itu, Darmogandhul ditulis pada masa penjajahan Belanda.

Penulis Darmogandul bukan orang yang tahu persis sebab-sebab keruntuhan Majapahit yakni Perang Paregreg yang menghancurkan sistem politik dan kekuasaan Majapahit, juga hilangnya pengaruh agama Hindu. 

Kitab Darmogandhul diduga hanya produk rekayasa sastra Jawa yang dipergunakan untuk kepentingan penjajah Belanda

Renungan Harian : TAKARAN TUHAN


Kenapa hidup saya harus seperti ini? Kenapa saya tidak menjadi kaya seperti meraka? Kenapa saya yang harus mengalami sebuah kehilangan? Kenapa saya harus hidup sendiri?  Dan masih banyak pertanyaan “KENAPA” yang keluar dari kehidupan kita.
Tuhan memiliki rencananya sendiri. Rencana Tuhan terhadap kita semua tidaklah sama. Dan kuk yang Tuhan pasangkan kepada kita pun berbeda. Tuhan sedah memberikan kuk yang pas dengan kita, tidak kebesaran, tidak kekecilan, tidak keberatan dan semuanya itu sudah pas adanya.
Tuhan sudah memberikan porsi iman yang pas kepada setiap kita. Talenta dan potensi yang Tuhan berikan itu tidaklah lebih besar dari kemampuan kita. Kenapa? Karena Tuhan tahu seberapa besar kita dapat melakukannya dan agar tidak menjadi beban bagi diri kita.
Yang membuat kita terbeban adalah saat kita mulai melirik kehidupan orang lain dan ingin kehidupan kita setara dengan mereka. Maka timbulah iri hati dan mulai mengasihani diri sendiri sehingga yang keluar dari mulut maupun doa kita hanya sebuah keluahan yang tiada habisnya.
Kita akan menjadi lupa untuk bersyukur. Lupa akan damai sejahtera yang Tuhan sudah berikan kepada kita. Mungkin kita juga telah lupa dengan berkat-berkat Tuhan yang tak ternilai harganya yaitu, kesehatan, kebahagiaan, kekuatan untuk dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan, hidup yang tidak berkekurangan, tempat tinggal yang masih layak kita gunakan walau terkadang hunian itu bukan milik kita.
Jangan hanya menoleh ke atas saja. Lihatlah ke bawah. Lihatlah orang-orang yang tidur di emperan toko, yang mengais makanan pada tempat sampah dan yang memiliki tubuh tidak sempurna sehingga tidak mampu bekerja.
Jangan pernah menaggap kita hidup sendiri dan tidak mempunyai tempat untuk berbagi. Kita masih mempunyai keluarga. Kalau kita adalah orang tua, maka kita masih mempunyai anak untuk berbagi, begitu juga sebaliknya kita sebagai anak kita masih mempunyai orang tua untuk berbagi.
Saat kita benar-benar tidak ada orang untuk diajak berbagi, maka kita masih mempunyai Tuhan yang setia mendengarkan semua isi hati kita karena hanya Tuhanlah yang mampu memberika kelegaan.
Terimalah segala sesuatu yang ada pada diri kita saat ini dengan penuh ucapan syukur. Apa yang kita alami saat ini merupakan kehendak Allah atas kehidupan kita karena rencana Allah bukan rencana kita. Allah mempunyai pandangannya sendiri kepada hidup kita dan rencana Allah itu adalah rencana yang terbaik.
Saat anda dalam kesulitan, datanglah kepada Tuhan. Beseru-serulah kepada Tuhan dan percayalah bahwa kita mepunyai Allah yang lebih besar dari semua masalah yang ada di dalam kehidupan kita.
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Filipi 4:13

Preview : Malaysia vs Indonesia ( AFF Suzuki Cup 2012 )


Vincent Tanujaya Site - Duel hidup mati akan terjadi di Stadion Nasional Bukit Jalil (Malaysia) antara Indonesia vs Malaysia nanti malam pukul 19.15 WIB ( Live di RCTI ) . Duel yang akan dijaga 400 keamanan ini dapat dipastikan berjalan dengan sengit dikarenakan tim Garuda memiliki si lincah Andik Vermansyah , sementara Malaysia memiliki Safiq Rahim yang siap menopang lini serang Harimau Malaya .

Peluang Indonesia jelas lebih besar dibandingkan  Malaysia . Indonesia hanya butuh hasil seri untuk bisa lolos ke fase knock out AFF Suzuki Cup 2012 sedangkan tim Malaysia mau tidak mau harus menang untuk bisa lolos .



Pada laga ini Indonesia tidak akan diperkuat Wahyu Wijiastanto karena terkena akumulasi kartu .Solusi bisa diambil Nil Maizar dengan menduetkan Hamdi Ramdhan dengan Fachruddin, atau memberi kesempatan kepada Valentino Telaubun mengisi posisi bek tengah .

Sementara itu, Malaysia memiliki seorang Safiq Rahim yang jago dalam urusan tendangan bebas. Satu gol ke gawang Laos menunjukkan kemampuannya. Kecepatan juga menjadi andalan Harimau Malaya. Plus, Garuda tak boleh lengah sedikit pun. Ingatlah bahwa gol-gol Malaysia ke gawang Laos terjadi karena kecerobohan lini belakang lawan.

Nah , Menurut kalian berapa skor Malaysia vs Indonesia ? Apakah Indonesia bisa melakukan revans kepada Malaysia ? Jangan lewatkan pertandingan Malaysia vs Indonesia pukul 19.15 nanti ( Live di RCTI ) .

Prediksi Pemain :
Malaysia (4-4-2): 1-Farizal; 2-Mahalii bin Jasuli, 7-Zafuan, 11-Mohamad bin Muslim, 27-Shas; 25-Wan Zack, 8-Safiq Rahim, 18-Shahir Shaari, 16-Subramaniam; 10-Safee Sali, 9-Norshahrul Talaha
Pelatih : Krishnasamy Rajagobal
Indonesia (4-4-2): 12-Wahyu Tri; 3-Maitimo, 2-Handi Ramdan, 6-Fachrudin, 4-Novan; 21-Andik, 7-Taufiq, 26-Mofu, 28-Okto; 10-Irfan Bachdim,9-Samsul Arif
Pelatih: Nil Maizar



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons